KILLER NUMBER 25 (part2) *sebelum aku mati*

PART 2 (sebelumnya  baca dulu part 1 )

SEBELUM AKU MATI

PART 2 DIBUAT 17 JUNI 2009 OLEH RIO SADEWA

crusade-1 copy

….

pagi itu terlihat biru merenung , tampak raut wajah depresi di wajah manis nya , suatu hal yang jarang terjadi di kehidupan orang se-ceria biru , ia masih terus menganggap dirinya pembawa petaka, atau apalah yang selalu terlintars di benaknya hal hal yang buruk tentang dirinya sendiri.

ia ingin lari .

pergi menjauh dari kehidupan.

ingin berteriak.

meluapkan segala penderitaan .

ia beranggapan 2 orang terdekatnya meninggal karena nya . bukan karena takdir atau apapun bukan siapapun , biru yang depresi selalu saja terlihat tidak memiliki semangat hidup , ia begitu tertekan .

saat itu seorang datang dari kejauhan , ia asta , ia mencoba menghibur biru ,
ia selalu datang di saat biru membutuhkannya , di saat ia sedang lemah , saat biru sedang rapuh , saat biru sedang dalam keadaan seperti ini ,
asta hanya bisa menghibur biru tanpa bisa memberikan solusi , ia mengerti benar bahwa ini memang janggal , hal ini memang aneh , bagi biru , bagi nya atau bagi siapapun yang mengetahui nya , asta terus menghibur biru , membuatnya berhenti bersedih dan menyalahkan diri sendiri , hal yang selalu dilakukan asta saat biru sedang tertunduk seperti ini , tapi ia sadar ini takkan berhasil.
biru hanya tertunduk dan menatap lantai , melihat bayangannya ada di lantai itu , ia berjalan menuju kelas dan ia terus tertunduk hinga ia melihat ada sosok bayangan yang berlari .
biru mengejarnya , ternyata tujuan bayangan itu menuju gudang belakang sekolah , saat ia masuk ke gudang , terlihat pak eman yang sudah meninggal duduk di situ , di kursi gudang , biru sangat gemetar melihatnya , . biru menyapa nya dan pak eman hanya diam , ia memberanikan diri mendekati pak eman , ia mengerti bahwa itu jelas bukanlan manusia ..
tek lama pak emang melihat ke arah biru dengan wajah yang penuh darah , penuh ambisi , biru tersontak lari keluar gudang , celakanya pintu gudang itu terkunci .
biru berteriak karena nya , biru mulai gemetar dan bercucuran keringat , ia begitu panik , ia tidak pernah menyangka hal se seram ini menghampiri kisah keceriaan hidup nya .
pak eman membawa pisau dan tali semacam tambang , biru panik dan berteriak , terus berteriak hingga saat ia mengambil benda semacam linggis di samping nya dan hendak memukulnya ke pak eman , tanpa disadari pak eman menghilang dan pintu tidak terkunci .
biru berlari keluar , sengat cepat , sampai ia menemui asta dan langsung memeluknya , tanpa bisa berkata apapun , biru menunjukkan wajah ketakutan , hanya bisa berkata
“asta , lo bantuin gue pecahin misteri ini ya”
Asta hanya mengangguk tidak percaya , seorang biru yang sangat rasional mempercayai hal hal mistis seperti ini .
—-

pulang sekolah biru memasuki kamar apartemennya , ia hendak masuk ke kamar namun tiba2 televisi di ruang tamu menyala , ia melihat kecelakaan parah yang menewaskan seorang gadis smu , entah itu siapa , namun seperti nya biru merasakan hal yang berbeda ,
dan di saat yang bersamaan telepon genggam biru berbunyi.
“biru , cepet ke rumah sakit sekarang , lo gue jemput ya , kinan kecelakaan”

biru yang mendengar itu langsung lemas , “oh tuhan , apa lagi ini !” ia langsung tertunduk di depan pintu apartemen . saat asta datang ia langsung berlari menghampiri biru , dan mengajaknya turun dan masuk ke mobil.

sampai di rumah sakit , biru langsung terdiam di kursi paling pojok rumah sakit dan bersandar ke tembok , dia berfikir kinan , teman sebangku biru saat smp sekaligus sahabatnya akan tewas karena ia masuk ke daftar 25 orang itu , ya itu memang sebuah hal yang tidak mungkin , tapi ini terjadi persis seperti kata orang aneh itu , satu persatu hingga 25 , tuhan apakah arti semua ini .
dan itupun terjadi saat dokter memberitahu bahwa kinan telah tewas .
asta langsung memeluk biru dan berkata sesuatu , ia mengerti tentang perasaan biru , sangat mengerti , ia merasa sudah saat nya ia mulai memepercayai biru dan kutukan 25 itu , walaupun sedikit tidak logis , tapi ini nyata , terdapat fakta yang fiktif di dalam semua ini , sesuatu yang seperti mimpi tapi nyata .
asta mengantar biru pulang ke rumah , sampai tepat di depan kamar apartemen , winda belum pulang dari kantor , ia masuk ke kamar , membuka laptop nya dan mencari fakta2 tentang semua ini .
ternyata ia menemukan sesuatu yang sangat mengejutkan
– di vatikan , hal itu pernah terjadi dan seorang pendeta menyelesaikan nya dengan bunuh diri ,
– di Israel , hal ini pernah terjadi dan akhirnya si korban pun menyelesaikan hidupnya karena berada dalam tekanan.
tentu saja bukan itu yang diinginkan asta dari biru , ia ingin hal ini selesai tanpa ada lagi yang tewas . Ia berharap bahwa ini semua akan berakhir disini .
biru dirumahnya kembali merenung seperti depresi , winda hanya bisa bertanya , tetapi biru tidak pernah bercerita apapun tentang itu , ia akan terus melindungi kakaknya dari kutukan itu , walaupun ia tidak tahu benar cara seperti apa yang harus ia tempuh untuk mengamankan kakak nya .
mungkin tidak pernah terlintas di pikiran biru apa yang sebenarnya terjadi , biru hanya bisa memastikan bahwa ini nyata , kenyataan tanpa solusi memang terkadang menyakitkan , biru termenung dan termenung , ia hanya bisa berharap , kejadian2 aneh dan penampakan makhluk gaib semakin sering terjadi , di sekolah di rumah , di wc dan di semua tempat , dan aneh nya penampakan makhluk gaib itu selalu disertai dengan kematian .
ironis sekali nasib biru yang terkena ‘ancaman’ walaupun bukan kepada dirinya sendiri . gejolak batin dalam diri biru membuat ia semakin depresi dan depresi ,

—–

malam itu langit begitu gelap tanpa bintang , ia melihat bulan yang sendiri tanpa ditemani sang bintang , ia melihat gelap yang tidak sdisertai cahaya terrang kecuali lingkaran bulan , ia memikirkan 22 orang yang akan menyusul kakek nya, pak eman dan kinan , ia menatap keindahan bulan ia menatap dan membayangkan wajah kakeknya yang selalu menjadi panutan dalam kehidupannya , ie melihat lurus kea rah atas menuju tepat ke bulan ..
malam itu adalah sebuah malam yang sunyi , smapai ia melihat sesuatu yang sebenarnya sama sekali tidak ingin ia lihat , ada seorang wanit ayang berada tepat di kursi sebelah koridor balkon apartemen itu , kembali biru melihatnya lebih dekat , bau bunga mulai tercium di tubuh wanita itu , saat ia menoleh ke arah biru , wanita itu menghilang , dan muncul dari wastafel yang ada di balkon itu ,

biru berteriak dan berlari ke kamar winda , ia melihatnya lagi , lagi dan lagi , ini adalah sebuah pertanda , tak lama setelah itu telepon genggam biru berbunyi , pertanda buruk sudah ada di sampingnya , ia mengangkat telefon dari winda ,

“bi lo kesini sekarang ya , om irwan sama tante yus meninggal”

ia kembali tertunduk sekaligus ketakutan , ternyata winda yang ia lihat di meja makan beberapa jam yang lalu bukalah winda , melainkan arwah yang menyamar sebagai kakaknya , dan biru tersungkur , ia kembali kehilangan dyua orang yang ia cintai .

om irwan dan tante yus adalah pasangan suami istri yang sangat dekat dengan winda dan biru , semenjak orang tua mereka meninggal , irwan dan yus sering menjadi tempat mereka berdua bercerita , tapi kini mereka berdua telah pergi , meninggalkan segalanya .

mereka meninggal karena keracunan makanan , ita kata dokter yang memberitahu winda tentang penyebab kematian irwan dan yus .

biru memeluk winda seakan2 tidak ingin kehilangan winda untuk selamanya . ia sekarang betul betul yakin ini bukanlah hanya kebetulan , ia selalu merinding menjalani kehidupannya , ia menangis membayangkan apa yang selanjutnya akan terjadi.

—–

lima orang sudah , jika ini benar2 kutukan , tentu masih ada 20 nyawa lagi yang akan pergi . siapa dimana dan kapan tidak pernah akan ada satu orang pun yang tau .
hari ini mungkin hari terakhir untuk salah satu dari orang terdekatnya , ia begitu khawatir dengan keadaan kakak dan teman teman nya ,
hari itu ia berjalan tertunduk , tidak mau melihat kedepan , selalu melihat ke lantai yang putih , kosong , dan penuh dengan rasa khawatir .
ia takut , sangat takut , ia benar2 menyayangi teman2 dan keluarga nya , yang mungkin dalam hitungan jam akan meninggalkannya . tuhan apakah ini adil untuk seorang yang penuh tawa seperti nya , saat ia mengalami perasaan menjaga , saat itu ia kehilangan saat ia ingin membahagiakan asat itu pula ia ditinggalkan.
apakah hari ini harus dikorbankan dengan tetesan darah dan nyawa , suatu hari saat ia datang , ia akan pergi , dan suatu saat ia pergi , pasti ia datang lagi .
ia lah reno yang jadi koban selanjutnya , mantan pacar biru yang paling baik , ia meninggal karena kanker akut yang di deritanya , biru sudaha mulai kuat saat reno meninggal , ia tentu bukanlah seorang yang setegar itu , tapi entah mengapa reno pergi di saat biru sudah mengerti apa yang akan terjadi .
sebelum reno tewas biru melihat penampakan yang sama , namun ini ada di dalam kamar mandi apartemennya , ia yakin sekali bahwa hantu itu bukan bermaksud mengganggu , ia hanya ingin memberikan sebuah petunjuk , entah itu apa .
.
malam yang mencekam kembali datang , saat ia sudah teramat depresi , bahkansempat terlintas untuk mengakhiri kisah ini , biru dan kalian memang bingung dengan apa yang terjadi sebenarnya, sebuah tanda atau takdir , sebuah petaka atau petunjuk ,.

tuhan , berikan sebuah penerangan , agar sebuah fakta besar akan terungkap , agar semua nya terang tidak penuh dengan ancaman dan kegelapan .

biru kehilangan keceriaannya , ia pesimis dan begitu datar , penuh dengan rasa cemas ,

satu persatu temang biru meninggal tidak wajar , bahkan keluarga nya , apakah ini akan terus menerus hingga biru harus hidup sendirian ?
benarkah ini sebuah pertanda ? ataukah ini hanya sebuah kebetulan dan takdir ?
akankah seorang gadis 16 tahun seperti biru mampu memecahkan misteri besar ini ?
berapa nyawa lagi yang harus lenyap ?

TUNGGU DI PART 3 “BIRU dan MASA LALU”

coming soon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: